MARI PUTUS MATA RANTAI PENYEBARAN COVID-19. GUNAKAN MASKER SAAT KELUAR RUMAH - CUCI TANGAN DENGAN SABUN - DIRUMAH SAJA JIKA TIDAK ADA KEPERLUAN

Kota Batu

Kota Batu -03- 11 15:42

45 Karyawan PT. SGS Villa Estate Panderman Hill Tagih Gaji Selama Empat Bulan


pekerja di villa estate panderman menuntut pembayaran gaji


aremamediaonline.com- Para pekerja PT.SGS Villa Estate Panderman Hill yang berjumlah 22 pekerja mengaku belum mendapatkan gaji selama empat bulan. Para karyawan telah bekerja selama 17-24 tahun lamanya.

Permasalahan itu telah mengirimkan surat pengaduan sebanyak tiga kali ke Disnaker Kota Batu dan sekali ke Komisi A DPRD Kota Batu. Surat tersebut dikirim oleh karyawan ke Disnaker Kota Batu pada 11 Februari, 18 Februari, dan 5 maret dan belum ditanggapi. Sementara ke DPRD Komisi A tanggal 23 Februari rencananya akan dilakukan hearing pada 14 Maret nanti. 

Para karyawan itu juga menunjuk H&H Law Firm untuk mengurai permasalahan tak dipenuhinya hak karyawan itu. Melalui perwakilan dari Tim Kuasa Hukum Irwina Vindri Astuti S.H dan Achmad Walidun Ni’am S.H mengatakan permasalahan ini sebenarnya sudah pernah terjadi sebelumnya tahun 2014.

"Namun saat itu hanya menunggak sebulan dan langsung dibayar setelah manajemen di demo oleh karyawan," ujar Irwina.

Kali ini, lanjut dia, lebih parah lagi. Di mana sebanyak 45 karyawan dengan 22 karyawan menunjuk mereka sebagai kuasa hukum karena gaji tak terbayarkan hingga empat bulan. 

"Karena gaji yang berlarut-larut inilah kami ditunjuk dan membantu para karyawan yang tak dipenuhi haknya," imbuhnya. 

Pihaknya meminta manajemen agar memenuhi hak-hak karyawan dan memberi kejelasan status karyawan. Selain itu, pihaknya juga meminta Disnaker Kota Batu sebagai dinas yang berwenang dalam permasalahan ini dapat lebih aktif memberikan perlindungan terhadap hak-hak para pekerja. Apalagi mereka bekerja sudah lama antara 17-25 tahun.

"Jika memang pihak manajemen ingin memutus hubungan kerja mereka harus mendapat pesangon sesuai dengan UU Ketenagakerjaan No 13 tahun 2003," lanjut dia. 

Semantara itu, Wakil DPRD Kota Batu, Hari Danang Wahyono mengatakan bahwa permasahan tersebut akan segera ditanggapinya. "Jika memang hal tersebut benar kami selaku wakil rakyat akan segera menanganinya. Kami juga akan meminta Disnaker turun tangan," tegasnya. 

Menurutnya, permasalahan itu tak boleh dibiarkan. Sebagai pengusaha yang menikmati hasil di Kota Batu diungkpanya tidak boleh semena-mena. "Secepatnya saya akan pelajari permasalahan ini. Bila memang diperlukan kami bersama komisi A mengajak Disnaker untuk sidak minggu depan," imbuhnya.

Sementara itu, General Manajemen PT SGS Villa Estate Pandcrman Hill, Simson saat dihubungi mengatakan pihaknya tidak mengetahui terkait permasalahan tersebut. "Saya tidak tahu terkait permasalahan tersebut dan saya akan konfirmasi ke teman-teman terlebih dahulu," pungkasnya. (dk/ameg)


Viewer 407

Similar Post You May Like