Selamat Datang Di Aremamediaonline berita Cepat, Tanggap dan Akurat

Kota Malang

Kota Malang -02- 11 12:19

Begini Kronologis Pemerkosaan Yang Di Alami Seorang Wanita Saat Mencuci Di Sungai Sukun


pelaku pemerkosaan berhasil diamankan pihak kepolisian setelah dihajar massa


aremamediaonline.com– Naas dialami seorang Ibu warga Sukun berinisial S usia (42) warga jalan Pisang Agung Sukun, kota malang. S telah diperkosa dan dirampas perhiasannya saat mencuci dan mandi di sungai, dilakukan oleh seorang lelaki Bejat bernama Hasan Fauzi (27) warga Gedangan, Wagir kab. Malang, pada minggu pagi pukul 5,30(10/2/19).

Kejadian itu berawal saat korban berinisial (S) sedang mandi dan mencuci baju di pinggiran sungai Jalan Pisang Agung, tepatnya di bawah jembatan dekat Unmer, kota Malang.

Kapolsek Sukun, Kompol Anang Tri Hananta, menjelaskan, pelaku yang melihat korban sendirian di pinggir sungai langsung beraksi. Tiba-tiba pelaku datang dengan membawa kayu balok dan menghantamkan ke kepala S.

“S kemudian ambruk karena kena terkena pukulan dibagian belakang kepala sebelah kiri. Pelaku juga membenamkan kepala korban ke sungai agar tidak memberontak,” ungkap Anang saat dikonfirmasi.

Tak hanya itu, melihat korban pingsan, Hasan melampiaskan nafsu bejatnya dengan memperkosa S.

“Pelaku menindih korban sambil memperkosa korban. Pelaku juga sempat mengambil paksa cincin dan anting-anting milik S, ” jelasnya.

Aksi Hasan ini segera diketahui warga karena S sadar dan berteriak meminta pertolongan. Sehingga warga segera datang ke lokasi dan menangkap pelaku.

“Pelaku sempat diamankan massa sebelum polisi datang ke lokasi. Akhirnya pelaku kami bawa ke kantor untuk diamankan,” imbuh Anang.

Akibat kejadian itu, korban menderita luka di bagian kepala dan harus menerima perawatan. Korban juga mengalami kerugian material Rp 600 ribu dikarenakan perhiasannya diambil paksa oleh pelaku.

Pelaku Hasan yang sehari-hari bekerja sebagai buruh lepas ini juga dirawat di rumah sakit Akibat jadi bulan-bulanan warga sekitar saat diketahui aksinya serta dihajar massa.

sementara itu pihak terkait Polsek sukun akan terus mendalami kasus yang meresahkan ini. “Kami akan dalami kasus ini,” pungkas Anang. (san/jnr/ameg)


Viewer 377

Similar Post You May Like