Selamat Datang Di Aremamediaonline berita Cepat, Tanggap dan Akurat

Kota Malang

Kota Malang -05- 08 12:58

Caleg Perempuan Berkuasa


istimewa


ameg.id- Dilansir dari malangpostonline.com, Jangan coba-coba remehkan politisi perempuan di Malang Raya. Buktinya perolehan suara calon legislatif (caleg) DPRD Jatim dari daerah pemilihan (dapil) Jatim VI (Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu) dikuasai caleg perempuan. (baca grafis, red)

Perolehan suara mereka berada di peringkat paling atas dari 11 caleg berpotensi terpilih mewakili Malang Raya. Berdasarkan data Malang Post, di puncak peraih suara terbesar masih dikuasai Sri Untari.

Politisi PDI Perjuangan itu mendapat 112.080 suara dari total suara PDI Perjuangan sebanyak  548.112. Untari mengulang lima tahun lalu saat pertama kali menjadi caleg DPRD Jatim dari Malang Raya. Kala itu ia mendulang 73. 937 suara.

Posisi kedua peraih suara terbesar diraih Hikmah Bafaqih. Politisi PKB ini mendulang 67.025 suara. Sedangkan posisi ketiga pemilik suara terbanyak milik Sugeng Pujianto asal PDI Perjuangan  dengan jumlah 60.812 suara.

Tokoh perempuan Kabupaten Malang Hj. Jajuk Rendra Kresna yang baru pertama kali nyaleg langsung moncer di urutan keempat. Jajuk yang dicalonkan Partai Nasdem  mendapat 50.575 suara. Selebihnya untuk proyeksi kursi kelima dengan suara terbesar juga masih milik politisi perempuan. Yakni  Hj. Khofidah asal PKB meraih 49.393 suara.

Sri Untari yang dihubungi kemarin membenarkan perolehan suaranya.  “Saya bisa menjadi juara dapil lagi. Tapi saya tidak sendirian, kami maju dari petahana terpilih semua. Tapi ada tambahan satu yang baru,” kata Untari.

Sekretaris PDI Perjuangan Jatim yang juga mantan anggota DPRD Kota Malang ini mengatakan, partainya mendapat empat kursi dari Malang Raya. “Kita berhasil mempertahankan kemenangan bahkan meningkat. Sebelumnya memiliki tiga kursi,  sekarang dapat satu kursi lagi,” paparnya.

Untari mengatakan, kepercayaan yang diberikan warga akan dijaga dengan meningkatkan kinerja. “Saya pribadi lebih ingin mengedepankan peningkatan sektor ekonomi bagi warga Malang Raya,” kata tokoh koperasi ini.

Dijelaskannya, peningkatan ekonomi akan dilakukannya dengan konsen pada pengembangan koperasi-koperasi yang ada di seluruh Jawa Timur, utamanya koperasi wanita. “Juga akan konsen pada pengembangan dan peningkatan sektor budaya. Kita juga akan lebih konsen pada ini. Karena ini aset dan jati diri bangsa,” tandas mantan Sekretaris PDI Perjuangan Kota Malang ini.

Ketua Tim Pemenangan Pemilu DPC PKB Kota Malang Arief Wahyudi yang dihubungi terpisah membenarkan perolehan suara PKB untuk DPRD Jatim seperti yang dimiliki PKB. "Ya, datanya sama seperti yang saya punya," tegas Arief.

Ia mengatakan,  Hikmah memang memperoleh suara terbesar di urutan caleg PKB yang maju di DPRD Provinsi Jatim. Namun selain Hikmah, satu caleg lagi juga diyakini kuat masuk dan mendapatkan kursi di DPRD Provinsi Jatim. Caleg lain yang memperoleh suara terbanyak adalah Hj. Khofidah.

Menanggapi perolehan suaranya, Hj. Jajuk Rendra Kresna saat dikonfirmasi malah merendah. Dia mengaku belum mengetahui perolehan suaranya. "Karena belum ada pengumuman. Bismillah, tunggu saja nanti 22 Mei (penetapan)," ujar Jajuk.

Namun demikian, ia mengatakan kalau memang benar mendapat kursi DPRD Provinsi Jatim, langkah pertama dirinya akan belajar dulu. Salah satu alasannya, karena  baru proses belajar di dunia politik. Sebelumnya, sama sekali Jajuk memang tidak pernah berkecimpung dalam dunia politik.

"Saya akan belajar ke Pak Rendra (Rendra Kresna, red). Karena beliau adalah guru senior. Bagaimana tugas di DPRD dan apa yang harus saya lakukan, karena ini adalah awal karir politik saya," jelasnya.

Jajuk menambahkan, pastinya dia akan memberikan yang terbaik untuk masyarakat Malang Raya. Khususnya Kabupaten Malang, yang sudah memberikan kepercayaan kepadanya.

"Bismillah saja. Dan sebetulnya planing sudah ada, namun belum bisa saya sampaikan. Program apa yang akan saya lakukan nanti, akan saya sampaikan setelah pelantikan," paparnya.

Berbeda dengan Sugeng Pujianto. Ketika dikonfirmasi terkait perolehan kursi, ia membenarkan. Warga Kecamatan Dampit inipun, sudah mengetahui perolehan suaranya secara kumulatif.

Dengan majunya ke kursi DPRD Provinsi Jatim untuk kali keduanya ini, Sugeng mengaku akan melanjutkan pekerjaan yang belum tuntas. Menurut dia, banyak program Pemprov Jatim yang perlu disinergikan dengan kebutuhan masyarakat Malang Raya.

"Misalnya masalah infrastruktur. Kemudian terkait sarana dan prasarana lembaga pendidikan khususnya swasta yang tidak memadai,” katanya.

Tokoh Kota Batu Gagal ke DPRD Jatim

Sejumlah tokoh asal Kota Batu gagal duduk di kursi DPRD Jatim.  Berdasarkan catatan Malang Post, sejumlah tokoh asal Kota Batu yang tak mendapat kursi di antaranya Ketua DPC Gerindra Kota Batu, Sutrisno. Sedangkan PDI Perjuangan,  seperti Sutiyo dan Budi Santoso juga gagal. Dari Golkar ada Hasmono dan Nasdem  yakni Abdul Majid tak tembus ke provinsi.

Ketua Partai Golkar Kota Batu, Didik Machmud mengatakan untuk caleg DPRD Provinsi Jatim VI,  pihaknya belum mengetahui secara pasti. Namun untuk kursi yang ditarget Partai Golkar minimal dapat satu kursi. (mp/ameg)

Terus simak berita-berita terupdate hanya di malangpostonline.com dan jangan lupa download aplikasi ameg.id di playstore


Viewer 31

Similar Post You May Like