Selamat Datang Di Aremamediaonline berita Cepat, Tanggap dan Akurat

Ekonomi

Ekonomi -07- 10 12:22

GAPKI Berambisi Ekspor CPO ke India Kembali Tembus 7 Juta Ton


istimewa


ameg.id- Dari malangpostonline.com, Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) berharap Pemerintah India segera menurunkan tarif bea masuk impor minyak kelapa sawit mentah (CPO) dan turunannya. Hal itu diperlukan agar ekspor CPO ke Negeri Tajmahal terkerek signifikan.

"Kami mengharapkan ekspor (CPO ke India) bisa kembali ke 7 juta ton," ujar Direktur Eksekutif GAPKI Mukti Sardjono di sela Pengukuhan Pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) di Jakarta, Selasa (9/7).

Mukti mengungkapkan India merupakan negara tujuan ekspor terbesar CPO bagi Indonesia. Tahun lalu, porsi ekspor CPO ke India mencapai 21 persen dari total ekspor CPO dan turunannya yang mencapai 32,02 juta ton.

Namun, sejak tahun lalu, ekspor CPO ke India merosot. Gapki mencatat kenaikan bea masuk impor CPO 44 persen dan produk turunannya sebesar 54 persen yang diberlakukan sejak 1 Maret 2018 membuat ekspor CPO ke India merosot 12 persen. Padahal tahun sebelumnya, ekspor CPO ke India mencapai 7,63 juta ton.

Pada Maret 2019 lalu, ekspor CPO dan produk turunannya ke India tercatat anjlok 62 persen dari bulan sebelumnya yaitu dari 516,53 ribu ton menjadi 194,41 ribu ton. Selain bea masuk impor yang tinggi, pelemahan perekonomian juga turut menyebabkan penurunan permintaan ekspor India.

Mukti memperkirakan ekspor CPO ke India bisa kembali menembus 7 juta ton paling cepat tahun depan. Kondisi itu mungkin terjadi jika pemerintah India menurunkan bea masuk impor CPO dan turunan dari Indonesia. Maka itu, Mukti berharap pemerintah terus melakukan pendekatan bilateral dengan pemerintah India.

"Kalau tahun ini masih agak berat untuk (ekspor CPO ke India) mencapai 7 juta ton," ujarnya.

Lebih lanjut, secara volume, Mukti berharap ekspor CPO dan turunannya tahun ini paling tidak menyamai tahun lalu di level 32,02 juta ton. 

"Dari sisi nilai, agak berat, nilainya cenderung turun dibandingkan tahun lalu," ujarnya. (mp/ameg)


Viewer 11

Similar Post You May Like