Selamat Datang Di Aremamediaonline berita Cepat, Tanggap dan Akurat

Kota Batu

Kota Batu -03- 12 16:02

Pembangunan Wisata Petik Apel Tulungrejo Terganjal Akses Jalan


pembangunan wisata petik apel di kota batu


aremamediaonline.com- Hamparan pohon apel yang ditanam di lahan seluas 9 hektar akan dikembangkan menjadi wahana wisata petik apel di Desa Tulungrejo, Kota Batu. Program yang digagas tahun 2017 ini akan direalisasikan pada tahun ini. Nantinya akan dibangun pula fasilitas pendukung lainnya seperti cafe, sentra kuliner dan oleh-oleh, display produk-produk UMKM. 

Kepala Desa, Tulungrejo Suliyono mengatakan proyek destinasi wisata itu akan memanfaatkan sumber dana desa (DD). Saat ini sudah akan menganggarkan dana Rp 500 juta yang akan dikucurkan pada bulan April. Anggaran itu untuk membangun gerbang masuk serta menata prasarana umum seperti toilet dan jalan 

"Jika program DD itu masih diberlakukan hingga tahun depan, kemungkinan tiga tahun ke depan bisa selesai," ungkap dia.

Untuk mengoptimalkan potensi wisata ini, Suliyono mengklaim butuh total anggaran senilai Rp 30 miliar. Anggaran itu untuk menunjang fasilitas lainnya seperti area parkir, akses jalan dan sarana prasarana lainnya. Untuk itu ia mengajak partisipasi dukungan masyarakat setempat agar wisata Desa Tulungrejo bisa cepat beroperasi.

"Kalau ini sudah diintegrasikan, semua masyarakat Desa Tulungrejo bisa bekerja di sini agar menciptakan pemberdayaan. Tanah seluas 9 hektar merupakan potensi perekonomian bagi masyarakat desa," papar dia.

Ia mengaku, banyak calon-calon investor yang melirik potensi Desa Tulungrejo.Tawaran dana segar dari investor telah berdatangan sejak tiga tahun lalu. Namun dia menolak investasi yang ditawarkan investor dengan maksud agar masyarakat bisa menjadi insan pelaku pariwisata. 

"Artinya biar masyarakat disini mandiri. Tidak hanya jadi pegawai tetapi jadi pelakunya. Sehingga di situ muncul pemberdayaan dan mendongkrak PADes," lanjutnya.

Ibarat kerikil dalam sepatu, akses jalan  dan prasarana umum yang kurang memadai menjadi kendala memuluskan realisasi program ini. Suliyono mengatakan kendala itu belum bisa teratasi karena alasan keterbatasan dana. Untuk itu, ia membutuhkan campur tangan dari Pemkot Batu agar akses jalan bisa dioptimalkan tahun depan..

"Agar tahun depan nanti bisa selesai dan membangun sarana prasarana lainnya untuk masyarakat. Pemerintah desa  hanya mendesain agar masyarakat bisa merasakan fasilitas-fasilitas itu," beber dia.(san/dk/ameg)


Viewer 137

Similar Post You May Like