MARI PUTUS MATA RANTAI PENYEBARAN COVID-19. GUNAKAN MASKER SAAT KELUAR RUMAH - CUCI TANGAN DENGAN SABUN - DIRUMAH SAJA JIKA TIDAK ADA KEPERLUAN

Kesehatan

Kesehatan -10- 30 08:40

Rasakan Manfaat JKN KIS, Tetap Tidak Turun Kelas Walaupun Ada Penyesuaian Iuran


indah kurniawati rasakan manfaat jkn kis


ameg.id- Indah Kurniawati (37) atau akrab disapa Indah adalah seorang wanita yang bekerja di salah satu sekolah swasta di kota Malang. Ketika ditemui oleh tim Jamkesnews, Indah sedang mengurus pendaftaran kepesertaan JKN KIS pegawai di sekolah tempat ia bekerja. Sudah sejak lama Indah dan keluarganya terdaftar menjadi peserta JKN-KIS, termasuk juga dengan ibunya.

"Saat itu saya sendiri yang mengurus pendaftaran BPJS Kesehatan ibu saya, dan saya memilihkan kelas 1," kata Indah mengawali ceritanya, Kamis (24/10)

Tak disangka, tak lama waktu berselang ibunya sakit dan ia pula yang mengantarkan berobat ke rumah sakit. Berdasarkan pemeriksaan dokter ibunya didiagnosa menderita kanker namun belum jelas kanker jenis apa dan harus menjalani pengobatan yang rutin untuk lebih mengetahui jenis kanker yang diderita. Saat itu Indah pun mengaku sangat terkejut dan bingung harus bagaimana.

"Saat itu yang ada dalam benak saya apakah ibu saya bisa sembuh, berobatnya bagaimana, karena harus rutin. Pikiran-pikiran itu terus membayangi saya," cerita Indah mengungkapkan kerisauannya saat itu.

Setelah berpikir panjang dengan banyak masukan dan semangat dari keluarga dan teman-teman, akhirnya Indah mendampingi setiap ibunya berobat sesuai anjuran dokter menggunakan kartu JKN-KIS. Lalu ia dan ibunya menjadi rutinitas tiap minggu berkunjung ke rumah sakit, dan ia merasakan tak ada perbedaan pelayanan sama sekali ketika menggunakan kartu JKN KIS.

"Semua biaya dijamin Program JKN-KIS. Saya ikuti prosedur sesuai ketentuan, tidak pernah saya mengeluarkan biaya tambahan di rumah sakit, semua gratis. Beruntung saya dan keluarga sudah terdaftar Program JKN-KIS ini. Bila tidak, bagaimana kami dapat membiayai pengobatan yang mahal ini," ungkapnya.

Menanggapi informasi di media bahwa iuran JKN KIS yang akan disesuaikan, Indah berupaya menanggapinya dengan bijak. Ia mengetahui betul, bahwa iuran yang ia bayar tidak akan sebanding dengan biaya pengobatan ibunya sampai kapanpun. Kalaupun nantinya memang ada penyesuaian iuran ia akan tetap membayar iuran dengan tepat waktu dan tidak menurunkan kelas.

“Saya akan tetap membayar iuran di kelas 1 walaupun iurannya naik. Kami adalah peserta yang benar-benar merasakan manfaat menggunakan kartu JKN KIS ini. Seandainya tidak ada JKN-KIS, bagaimana dengan pengobatan ibu saya yang harus rutin ke rumah sakit,“ ujarnya.

Pro kontra di tengah masyarakat yang terjadi saat ini pun merupakan hal yang wajar menurutnya. Namun, ia berpesan agar seluruh masyarakat melihat dampak keberlangsungan JKN KIS ini bagi peserta yang sakit seperti ibunya. JKN KIS sangat dibutuhkan, sehingga kesadaran masyarakat yang sehat dan membayar iuran tepat waktu sangatlah dibutuhkan. (ar/ep/jnr/ameg)


Viewer 241

Similar Post You May Like