Sayembara lagu arema berhadiah menarik bagi pemenang, ayo kirimkan jawabanmu dengan sms ke : 0818383911, Pemenang akan diumumkan tanggal 31 Agustus 2019. Link video ada di berita ya !

Kota Malang

Kota Malang -12- 02 14:17

Sertifikasi Pesawat Tanpa Awak 'Drone' di Haruskan


sertifikasi pilot drone


ameg.id- Masyarakat di berbagai daerah, tentunya sudah tak asing lagi dengan kehadiran drone. Ya drone merupakan sejenis pesawat kecil yang disertai kamera yang bisa digunakan untuk keperluan mengambil gambar atau digunakan dalam pemantauan-pemantauan kawasan yang sulit dijangkau.

Namun semakin berkembangnya pesawat tanpa awak atau drone, juga menjadi polemik baru mengenai permasalahan keamanan dalam penerbangan maupun juga rentan disalahgunakan untuk hal-hal yang melanggar hukum.

Karenanya, saat ini, diharapkan, mereka yang memang menjadi pilot drone komersil atau dalam memanfaatkannya menarik biaya, harus mengikuti sertifikasi yang bisa diperoleh dari organisasi-organisasi aeromeodeling seperti Federasi Drone Indonesia (FDI) dan maupun organisi lainnya.

Keharusan pilot drone untuk bersertifikasi, dibenarkan oleh Salim Dirgantara, Presiden Federasi Drone Indonesia (FDI) saat ditemui dalam diskusi polemik olahraga aeromodeling maupun drone di kawasan Tlogomas, Lowokwaru, Minggu malam (1/12/2019).

"Sertifikasi penting dalam menerbangkan drone. Dengan tersertifikasi, kita bisa meminimalisir kesalahan yang ada, kita menjadi tau batasan-batasan yang tak boleh dilakukan. Kadang belum sertifikasi tapi sudah dikomersilkan. Sama seperti sepeda motor, drone juga harus memiliki SIM, yaitu sertifikasi, karena drone rentan disalahgunakan dan berbahaya jika disalahgunakan," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Binpotdirga Lanud Abdulrachman Saleh Malang, Mayor Teknik Dzulkifli Effendi, ST menjelaskan, jika pihaknya turun langsung dalam memberikan pembinaan, agar di wilayah Malang tak terjadi pelanggaran-pelanggaran fatal yang bisa mengganggu penerbangan.

"Kepentingan kami melakukan pembinaan komunitas pilot drone di Kota Malang, memberi pengetahuan di awal akan mengeni aturan atau regulasi penerbangan. Sehingga tak ada lagi permasalahan penerbangan di Kota Malang. Jangan sampai komunitas tak tau regulasi penerbangan," paparnya.

Dijelaskannya jika pelanggaran yang fatal dan pernah terjadi Malang adalah, adanya sebuah drone yang terbang di kawasan area pesawat. Bahkan ketinggiannya pun tidak jauh berbeda dengan ketinggian pesawat. Hal inilah yang sangat membahayakan.

"Hal ini juga menjadi motivasi saya ingin membina dan memberi pengetahuan masalah regulasi penerbangan yang nantinya berlanjut sertifikasi pilot drone. Harapan saya, semua komunitas bisa saling komunikasi, sehingga ketika ada sebuah permasalahan ataupun sebelum terjadi permasalahan, semua bisa segera diantisipasi," pungkasnya (dk/jnr/ameg)


Viewer 31

Similar Post You May Like